Pendahuluan
Berugak merupakan bangunan tradisional khas Lombok yang berfungsi sebagai tempat bersantai, berkumpul, maupun menerima tamu. Seiring perkembangan desain arsitektur, berugak kini hadir dalam konsep minimalis yang mengutamakan kesederhanaan bentuk, fungsionalitas, dan estetika modern. Dalam proses pembuatannya, pemilihan bahan dan perekat sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan kerapian konstruksi. Salah satu perekat yang sering digunakan adalah Lem Fox Kuning, yang dikenal kuat dan mudah diaplikasikan pada material kayu.
Konsep Berugak Minimalis
Berugak minimalis biasanya memiliki bentuk sederhana dengan garis lurus, ornamen terbatas, dan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan. Material utama yang digunakan adalah kayu, seperti kayu kelapa, kayu jati, atau kayu kamper. Atap dapat menggunakan alang-alang, sirap, atau genteng ringan, sementara lantainya dibuat lebih simpel namun tetap nyaman.
Peran Lem Fox Kuning dalam Pembuatan Berugak
Lem Fox Kuning merupakan lem kayu berbahan dasar resin sintetis yang memiliki daya rekat tinggi. Lem ini berfungsi sebagai perekat tambahan untuk memperkuat sambungan kayu, terutama pada bagian yang tidak memungkinkan penggunaan paku atau baut secara berlebihan. Selain itu, lem ini membantu menghasilkan sambungan yang lebih rapi dan mengurangi risiko kayu bergeser.
Tahapan Pembuatan Berugak Minimalis
Persiapan Bahan dan Alat
Siapkan kayu sesuai desain, Lem Fox Kuning, paku atau baut, palu, gergaji, meteran, dan alat pendukung lainnya. Pastikan kayu dalam kondisi kering agar daya rekat lem maksimal.
Pembuatan Rangka Utama
Rangka berugak dibuat dari tiang-tiang kayu yang dipotong sesuai ukuran. Pada sambungan antar kayu, oleskan Lem Fox Kuning secara merata sebelum disatukan. Setelah itu, perkuat dengan paku atau baut.
Pemasangan Balok dan Lantai
Balok penyangga lantai dipasang dengan metode yang sama, yaitu mengombinasikan lem dan pengikat mekanis. Lem Fox Kuning membantu mengisi celah kecil pada sambungan sehingga lantai menjadi lebih kokoh dan tidak mudah berbunyi.
Pemasangan Atap
Struktur atap dibuat sederhana agar sesuai konsep minimalis. Lem digunakan pada sambungan rangka atap untuk menambah kekuatan, terutama pada bagian sudut dan pertemuan balok.
Finishing
Setelah konstruksi selesai, lakukan pengamplasan untuk merapikan permukaan kayu. Berugak dapat diberi pelapis seperti vernis atau cat kayu agar tampil lebih menarik dan tahan terhadap cuaca.
Keunggulan Menggunakan Lem Fox Kuning
Penggunaan Lem Fox Kuning memberikan beberapa keunggulan, antara lain daya rekat yang kuat, mudah digunakan, cepat kering, dan mampu meningkatkan ketahanan sambungan kayu. Hal ini sangat mendukung pembuatan berugak minimalis yang mengutamakan kekokohan dan kerapian.
Penutup
Pembuatan berugak minimalis memerlukan perencanaan yang matang serta pemilihan material yang tepat. Dengan memanfaatkan Lem Fox Kuning sebagai perekat kayu, konstruksi berugak menjadi lebih kuat, rapi, dan tahan lama. Kombinasi desain minimalis dan teknik pengerjaan yang tepat akan menghasilkan berugak yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.