Lem Tikus & Jebakan Tikus: Komposisi Perekatnya

Lem Tikus & Jebakan Tikus: Komposisi Perekatnya

Lem Tikus & Jebakan Tikus: Komposisi Perekatnya. Dalam hal pengendalian hewan pengerat, salah satu metode yang populer adalah penggunaan lem perangkap tikus. Zat lengket ini terancang khusus untuk melumpuhkan dan menangkap tikus, membantu upaya pengendalian hama. Pada artikel ini admin akan mengajak Sahabat IM menyelidiki komposisi dan fungsi lem yang digunakan dalam perangkap tikus. Membahas sifat perekatnya dan bagaimana lem membantu dalam pengendalian hewan pengerat.

Komposisi Lem Perangkap Tikus

Lem untuk jebakan tikus biasanya terbuat dari kombinasi polimer sintetik dan zat perekat. Komposisi yang tepat dapat bervariasi antara merek atau produsen yang berbeda, tetapi tujuan utamanya adalah untuk menciptakan zat yang sangat lengket yang dapat menjebak tikus secara efektif.

Beberapa komponen umum yang terdapat pada lem perangkap tikus antara lain:
1. Polimer sintetis:

Ini sering berasal dari sumber berbasis minyak bumi dan memberikan sifat perekat lem. Polimer seperti polibutena atau poliisobutena biasanya tergunakan karena kelengketan dan fleksibilitasnya yang tinggi.

2. Tackifiers:

Ini adalah aditif yang meningkatkan sifat perekat lem. Zat ini meningkatkan kelengketan dan memastikan bahwa hewan pengerat yang terperangkap tetap menempel kuat di permukaan. Resin atau zat lengket seperti damar atau resin terpene sering digunakan sebagai perekat.

3. Pengisi dan aditif:

Pengisi dan aditif tertentu dapat dimasukkan untuk meningkatkan kinerja atau daya tahan lem. Ini dapat mencakup komponen seperti kalsium karbonat atau silika untuk memberikan kekuatan atau ketebalan tambahan pada lapisan lem.

Fungsi Lem Perangkap Tikus

Efektivitas lem perangkap tikus terletak pada fungsi dan kemampuannya menghentikan hewan pengerat. Saat tikus bersentuhan dengan permukaan perangkap yang lengket, lem menempel pada bulu, cakar, atau tubuhnya, secara efektif menjebaknya di tempatnya. Tikus menjadi terjerat dalam zat lengket, sehingga sulit bagi hewan pengerat untuk melarikan diri.

Sifat perekat lem sangat penting untuk memastikan bahwa tikus yang terperangkap tidak dapat melepaskan diri. Kelengketan dan kelenturan tinggi dari polimer sintetik memungkinkan lem terikat kuat dengan tubuh tikus, mencegahnya menggeliat bebas. Imobilisasi ini merupakan aspek penting dari pengendalian hewan pengerat, karena memungkinkan pembuangan yang mudah atau penanganan hewan pengerat yang terperangkap selanjutnya.

Kesimpulan

Lem perangkap tikus berperan dalam pengendalian hewan pengerat dengan memberikan permukaan perekat yang melumpuhkan tikus. Komposisinya, terutama terdiri dari polimer sintetik dan perekat, memungkinkan kelengketan dan fleksibilitas tinggi yang secara efektif menjebak hama tikus.

 

“Lem Tikus dan Jebakan Tikus: Komposisi Perekatnya” by indomaterial.com admin & chat.openAI[dot]com

Tags:

Perangkap Tikus, Lem Tikus Fox, Pembasmi Hama Hewan Pengerat, Kebersihan & Kesehatan Rumah, Pest Control, Lem Fox Rat Trap, Jual Jebakan Tikus Fox,

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top