3 Pilihan Tempat Tandon Air di Rumah

3 Pilihan Tempat Tandon Air di Rumah

3 Pilihan Tempat Tandon Air di Rumah. Tandon Air  atau Tangki Air atau sering juga disebut Toren adalah salah satu perlengkapan rumah modern yang punya peranan sangat penting dalam utilitas rumah tangga. Ada berbagai jenis dan merk Tandon Air yang ada di pasaran. Namun yang tak kalah penting adalah jenis atau di mana saja penempatannya. Ada kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis penempatannya. Di paragraf berikut admin akan jelaskan dimana saja penempatannya, fungsi dan keuntungan serta kekurangannya.

Jenis penempatan Tandon Air/ Tangki Air :

  1. Tandon Air Atas

Tandon Air ditempatkan di bagian atas rumah. Maksud dari penempatannya di atas adalah tentunya untuk menyimpan air tanah atau ledeng, juga agar dengan gaya gravitasi, air akan mengalir turun ke kran-kran rumah tanpa menggunakan pompa air lagi. Sehingga di atas kertas, akan lebih menghemat biaya listrik per KWH nya.

Keuntungan Tandon Air Atas :
    • Hemat Listrik saat mengalirkan air ke kran-kran yang ada di rumah.
    • Dalam kondisi normal, kita tidak perlu khawatir kekurangan air karena Tangki terus terisi air sampai penuh dan berhenti mengisi dengan sendirinya.
Kekurangan Tandon Air Atas :
    • Membutuhkan struktur tersendiri untuk lantai di mana Tandon Air tersebut ditempatkan. Sehingga butuh ekstra biaya dalam pembangunan struktur tersebut. Struktur bisa berupa dek beton ekstra yang masih merupakan bagian dari struktur rumah ataupun struktur terpisah berupa tower beton atau baja.
    • Bila ada kerusakan di Pelampung Toren, cukup susah dan beresiko untuk memperbaiki sendiri karena penempatan yang cukup tinggi dari level lantai dasar. Sahabat bisa atasi dengan memanggil Tukang tetapi akan butuh pengeluaran ekstra untuk itu.
    • Di Perkotaan yang padat, air ledeng sering mengalami penurunan debit air di waktu tertentu sehingga tidak mampu mendorong air dari bawah untuk mengisi Tangki Air di atas.
2. Tandon Air Bawah Tanah

Penempatan Tangki Air adalah di bawah level permukaan tanah dengan maksud memberi Space yang lebih leluasa di atasnya atau agar memenuhi estetika Arsitektur bangunannya. Tandon Air pendam ini juga menjadi subtitusi dari struktur Ground Tank yang juga berfungsi sebagai penampungan air. Adapun keuntungan dan kerugiannya sebagai berikut.

Keuntungan Tandon Air Bawah Tanah :
    • Fluktuasi debit air ledeng tidak menjadi masalah karena dengan debit kecil pun Tangki Air akan tetap terisi. Hal ini karena elevasi inlet Toren berada di bawah elevasi installasi ledeng PDAM.
    • Dengan posisi Tandon Air di bawah maka akan memudahkan melakukan Maintenance sendiri.
Kerugian Tandon Air Bawah Tanah :
    • Membutuhkan spesifikasi Tandon Air yang khusus bawah tanah yang dindingnya lebih kuat dan mungkin harganya akan lebih mahal dari Tangki Air pada umumnya. Hal ini karena dinding pada Tandon ini harus kuat menahan kekuatan gaya tekan tanah sekelilingnya.
    • Konsumsi listrik akan meningkat karena untuk mengalirkan air dari Tandon Air bawah tanah ke keran-keran rumah akan membutuhkan pompa air.
3. Tandon Air Permukaan Tanah

Untuk penempatan Tandon Air jenis ini agak tidak umum sehingga admin tempatkan di urutan ketiga. Jadi penempatan Toren di permukaan tanah maksudnya adalah penempatan Tandon Air pada level permukaan tanah atau lantai level 0 (nol) bangunan untuk tujuan tertentu. Bisa untuk penghematan agar tidak membuat struktur tambahan atas rumah atau untuk memudahkan Maintenance.

Keuntungan Tandon Air Permukaan Tanah
    • Maintenance pada penempatan Tandon Air jenis ini paling mudah daripada dua jenis penempatan sebelumnya dan lebih mudah untuk pengontrolan.
    • Tidak memerlukan struktur atas rumah ataupun menggali tanah untuk penempatan Tangki Air karena penempatan bisa hanya pada tanah halaman rumah yang datar atau lantai rabatan semen portland.
    • Fluktuasi debit air PDAM tidak terlalu berpengaruh terhadap pengisian air di Toren karena elevasi inlet Tandon Air tidak terpaut jauh dengan elevasi installasi ledengnya. Dengan catatan jarak Tandon Air tidak terlalu jauh dengan meteran PDAM.
    • Jenis Tandon Air sama dengan Toren pada umumnya yaitu berjenis Tandon Air atas sehingga tidak ada tambahan biaya untuk membelinya.
Kekurangan Tandon Air Permukaan Tanah :
    • Konsumsi listrik yang terpakai  sama dengan Tandon Air Bawah Tanah karena tetap membutuhkan pompa air untuk mendorong/mengalirkan air dari Tangki Air ke kran-kran air di area rumah.
    • Tandon yang pada umumnya cukup besar akan mengurangi Space yang ada di halaman. Utamanya bila area lahan dari rumah tersebut kecil. Semisal luas tanah kurang dari 70 meter persegi.
    • Penempatan Tandon Air jenis ini juga mungkin akan mengurangi estetika Arsitekturnya karena secara kasat mata Tandon Air akan tampak mencolok. Apalagi bila penempatannya berada di halaman depan rumah dan bukan Indoor.

Dari penjelasan admin mengenai 3 Pilihan Tempat Tandon Air di Rumah, Sahabat Indo Material sudah bisa mempertimbangkan dan memilih mana penempatan yang paling cocok untuk rumah Sahabat. Sedikit catatan tambahan dari admin terkait jenis Tandon Air nya, yaitu Tandon Air yang berjenis Atas Rumah tidak bisa untuk aplikasi Bawah Tanah, begitu pula sebaliknya karena posisi Inlet dan Outlet yang berbeda satu sama lain. Demikian artikel singkat dari indomaterial.com. Semoga bermanfaat.

Terkait:

Penempatan tandon air di Rumah Minimalis, Tandon air di Depan rumah, Pembuatan tandon air di dalam rumah rumah bertujuan, Tandon air di Atap Rumah, Tangki air diatas kamar mandi, Desain tempat tandon air, Tangki air diatas dak beton, Biaya pembuatan menara tangki air

 

Written by Admin,
Armana

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top