Sekarah Paku dan Perkembangannya

Sejarah Paku dan Perkembangannya

Latar belakang

Sejarah Paku dan Perkembangannya. Paku terdiri dari batang logam, runcing di satu ujung dan biasanya memiliki kepala yang dibentuk di ujung lainnya. Paku dapat dipalu di potongan-potongan kayu yang berfungsi untuk mengikatnya bagian-bagian kayu tersebut. Mereka biasanya terbuat dari baja, meskipun dapat juga menggunakan aluminium, kuningan, atau banyak logam lainnya. Permukaan mendapat lapisan atau sepuh untuk memberikan ketahanan terhadap korosi, meningkatkan kekuatan mencengkeram, atau untuk tampilan yang lebih bagus. Kepala, batang, dan ujung runcing paku memiliki beberapa bentuk berdasarkan fungsi dari pakunya sendiri. Dari ratusan jenis paku yang pernah dan ada sampai saat ini, sebagian besar tergunakan dalam pekerjaan konstruksi bangunan perumahan.

Sejarah Paku

Menurut beberapa sumber Paku mungkin telah ada sejak jaman Mesopotamia sekitar tahun 3500 sebelum Masehi. Paku pada jaman itu terbuat dari tembaga atau perunggu. Belakangan, bahan besi di gunakan untuk membuatnya. Paku pada masa itu masih dengan proses tempa dengan palu. Pembuatannya satu per satu, sehingga paku masih merupakan barang langka dan mahal. Pada tahun 1500-an, sebuah mesin di kembangkan yang menghasilkan potongan besi yang panjang dan rata, dengan sebutan batang lonjoran paku. Lonjoran ini kemudian menjalani proses menjadi potongan-potongan panjang, runcing, dan berkepala. Jauh pada masa selanjutnya Paku masih merupakan barang yang sangat berharga di pemukiman Amerika masa awal pendudukan benua itu. Sehingga pada tahun 1646 DPR negara bagian Virginia harus mengeluarkan aturan dan tindakan hukum untuk mencegah penjajah membakar rumah lama mereka untuk membawa paku-pakunya ketika mereka pindah.

Perkembangan

Kemudian pada perkembangannya dua mesin pembuat paku awal, patennya terdaftar atas nama Ezekial Reed dari Amerika Serikat pada tahun 1786 dan Thomas Clifford dari Inggris pada tahun 1790. Mesin ini membuat potongan meruncing dari lembaran besi datar, kemudian membentuk kepala pakunya. Di daerah pedesaan benua Amerika ataupun Eropa, pandai besi secara manual terus membuat paku dari besi tempa hingga abad ke-20. Mesin pertama untuk membuat paku dari kawat logam lahir di Amerika Serikat sekitar tahun 1850, dan teknik ini sampai sekarang masih terpakai untuk membuat sebagian besar paku yang ada di pasaran.

Merunut sejarah paku dan perkembangannya, sebagian besar dari ratusan jenis paku yang ada di seluruh dunia saat ini tidak memerlukan desain baru.  Ini karena ratusan varian yang ada sudah memenuhi kebutuhan berbagai jenis pekerjaan. Namun bila masyarakat membutuhkan suatu desain paku untuk pekerjaan tertentu yang memerlukannya cukup banyak , maka prosesnya adalah setelah paku selesai rancangan desainnya, maka akaln lanjut dengan pengembangan cetakan dan proses pembentuk untuk fabrikasinya, dan kemudian paku masuk proses produksi dalam jumlah massal.

 

Diadaptasi dan dikembangkan dari tulisan terkait di :
“www.madehow.com”

Terkait:

Paku adalah, Rumus kimia paku, Pengertian paku bangunan, Sifat paku besi, Fungsi paku, Kegunaan paku, Paku KL, paku super KL, Paku Super Q, Sejarah Paku

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top