Tahapan Membuat Kolam Renang AM 51

Tahapan Membuat Kolam Renang

Tahapan Membuat Kolam Renang. Sebagai suatu sarana hobi atau gaya hidup, memiliki kolam renang pribadi adalah keinginan yang realistis. Terutama bagi Sahabat Indo Material yang hidupnya sudah dalam tingkat mapan. Material & alat-alat kolam renang, serta jasa tukang dan aplikator yang tersedia luas membuat kolam renang menjadi keinginan yang mudah diwujudkan.

Apabila salah satu impian Sahabat adalah punya kolam renang sendiri maka langkah atau tahapan berikut bisa jadi pedoman sederhana untuk membangunnya:

1. Pemilihan Lokasi dan Desain.

Desain kolam renang merupakan langkah awal dari pembangunan kolam renang. Pilih desain yang cocok untuk lahan yang tersedia atau pilih area lahan untuk mengakomodasi desain yang sudah ada. Desain kolam renang terutama melibatkan bentuk, kedalaman, luas kolam, sistem penyaringan, dan ukuran keseluruhan. Sedangkan lokasi yang ideal untuk kolam renang harus area yang mudah untuk perawatan rutin. Saran yang lain adalah memilih medan yang datar atau tidak miring. Hal ini dapat membantu dalam pengurangan biaya yang besar untuk proses cut & fill. Selain itu area yang jauh dari pepohonan membantu menghindari kolam yang penuh dedaunan yang rontok. Dan terakhir orientasi kolam renang paling baik bila kolam renang menghadap matahari.

2. Penggalian Lahan

Setelah desain dan lokasi untuk membangun kolam renang ada, prosedur selanjutnya adalah menggali area untuk mempersiapkan konstruksi. Lakukan dengan langkah-langkah berikut:(i) Tandai keliling kolam renang menggunakan patok kayu. Untuk secara akurat menemukan area kolam renang. Pasangkan Bowplank bila perlu agar ukuran lebih presisi dan terbangun sesuai desain. (ii) Selalu pastikan area yang akan menjadi kolam renang tidak memiliki drainase yang melaluinya, saluran listrik atau installasi lainnya yang melintasi. (iii) Gunakan backhoe atau alat keruk/gali lainnya untuk membuat lubang yang sesuai besar dan rancangan kolam renangnya. (iv) Gali area tersebut, dengan mempertimbangkan ruang yang ada untuk lantai kolam renang. Juga yang tak kalah penting adalah perhitungkan dimensi penggalian tanah. Yang secara akurat sesuai dengan rencana desain yang ada. Ini dapat membantu untuk mendapatkan kolam sesuai rwncana ukuran & desainnya.

3. Membuat Konstruksi Dasar Kolam,

Konstruksi dasar kolam adalah salah satu fase penting yang mempengaruhi keawetan bangunan kolam renang tersebut. Lakukan penggalian sedemikian rupa sehingga dasar kolam yang masih berupa tanah menjadi rata. Jika area dasar memiliki tanah yang gembur, maka itu harus mendapat perlakuan pengurugan dan pemadatan dengan tanah yang lebih keras.Pemadatan dapat menggunakan tanah alami atau dengan menggunakan kerikil. Gunakan agregat berukuran antara 12 hingga 40 mm untuk memadatkan dan menyiapkan alasnya. Setelah pengisian material yang lebih keras, selanjutnya lakukan pemadatan. Bila perlu dengan menggunakan roller atau stamper.Setelah dasar kolam mendapat pemadatan dengan benar, berikan lapisan rabatan. Fungsi rabatan adalah untuk mebersihkan area kerja atau menghindarkan dari cipratan tanah dan material bawah lainnya yang mengotori. Selalu buat dasar kolam dengan kemiringan untuk memudahkan pengosongan air ke sistem filter. Buat kemiringan yang sesuai sehingga tidak mempengaruhi keseimbangan perenang.

4. Membuat Penulangan Beton.

Setelah penggalian  dan persiapan dasar kolam selesai, langkah selanjutnya adalah memberikan tulangan baja untuk dinding kolam dan dasarnya. Di sini, prosedur penulangan struktur beton diikuti di mana tulangan pelat beton yang menyerupai sangkar/kerangkeng dibuat di seluruh permukaan dalam kolam renang. .Catatan: Bidang coran beton dapat dibuat dengan dua system. Baik dengan metode Shotcreting dinding cor menempel dinding dasar atau dengan dibuatkan bekisting beton yang menempel pada dinding galian. Pada sistem konstruksi menggunakan bekisting, dinding dan dasar lantai dibuat pada waktu yang berbeda. Sehingga memungkinkan membuat celah untuk aliran air.Setelah memberikan tulangan baja, tempatkan saluran-saluran pipa penting, saluran drainase, platform tangga besi, dll.

 

Bersambung ke artikel part #2 minggu depan…

Disarikan, dikembangkan dan dirangkum dari artikel di theconstructor[dot]org & sumber lainnya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top